Sabtu, 30 Juni 2012

Fosfolipid


Fosfogliserida (fosfolipid)
Fosfolipid atau fosfatiadt ialah suattu gle=iserida yang mengandung fosfor dalam bentuk ester asam fosfat. Oleh karenanya fosfolipid ialah suatu fosfogliserida. Senyawa-senyawa dalam golongan fosfogliserida ini dapat dipandang sebagai derivat asam alfa fosfatidat.
            Gugus yang diikat oleh asam fosfatidat ini antara lain kolin , etanolamina, serind an inositol. Dengan demikian senyawa yang termasuk foslipid ini ialah fosfatidilkolin fosfatidiletanolamina, fosfatididilserin dan fosfatidilinositol.
Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak termodifikasi ketika fosfat mengganti salah satu rantai asam lemak.
Penggunaan fosfogliserida adalah:
1.   Sebagai komponen penyusun membran sel
2.   Sebagi agen emulsi
       
Struktur dari fosfolipid



Fosfolipid bilayer (lapisan ganda) sebagai penyusun membran sel




Fosfolipid terdiri atas empat komponen:
Fosfolipid memiliki kerangka gliserol dan 2 gugus asil. Pada posisi ketiga dari kerangka gliserol di tempati oleh gugus fosfat yang terikat pada amino alkohol.
            Molekul fosfolipid dapat dipandang terdiri dari dua bagian, yaitu kepala dan ekor. Bagian kepala memiliki muatan positif dan negatif serta bagian ekor tanpa muatan. Bagian kepala karena bermuatan bersifat hidrofilik atau larut dalam air, sedangkan bagian ekor bersifat hidrofobik atau tidak larut dalam air. Fosfolipid digolongkan sebagai lipid amfipatik.
Sifat
Pada umumnya fosfolipid terdapat dalam sel tumbuhan, sel hewan dan juga pada manusia. Pada tumbuhan fosfolipid terdapat dalam kedelai, sedangkan pada manusia ataupun hewan terdapat dalam telur, otak, hati, ginjal, pancreas, paru-paru dan jantung.
Fosfatidilkolin atau lesitin mula-mula diperoleh dari kuning telur (lekhytos), karena itu sebabnya diberinama lesitin. Jenis lesitin tergantung pada jenis asam lemaknya. Asam lemak yang terdapat pada lesitin antara lain adalah asam palmitat, stearate, oleat, linoleat, dan linolenat.Asam lemak yang mengikat pada atom karbon nomor 1 pada umumnya adalah asam lemak jenuh, dan yang terikat pada nomor 2 adalah asam lemak tak jenuh.Lesitin ini berupa zat padat yang juga lunak seperti lilin, warnanya putih dan dapat di ubah menjadi coklat bila terkontaminasi dengan cahaya dan bersifat higroskopik dan apabila dicampur dengan air maka akan terbentuk larutan koloid.
Apabila lesitin dikocok dengan asamsulfat akan terjadi asam fofatidat dan kolin. Selain itu apabila dipanaskan dengan basa atau asam maka akan menghasilkan asam lemak, kolin, gliserol dan asam fosfat.
Senyawa ini dapat menyebabkan terjadinya hemolisis, yaitu proses perusakan sel-sel darah merah. Hemoglobin, suatu protein gabungan yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) diubah menjadi bilirubin yang terkumpul dalam darah dan kadang-kadang dapat menimbulkan warna kuning pada kulit. Akibatnya orang akan terkena penyakit anemia, yaitu kekurangan sel darah merah dalam tubuh.

Fungsi
Fungsi dari fosfolipid antara lain sebagai bahan penyusun membran sel. Beberapa fungsi biologik lainnya antara lain adalah sebagai surfaktan paru-paru yang mencegah perlekatan dinding alveoli paru-paru sewaktu ekspirasi.
Contoh :
 Kolin >>> Fosfotidilkolin
Serin >>> Fosfotidilserin
Metanolamin>>>Fosfotidilmetanolamin
           


Rumus umum molekul lemak

Nama lazim dari lemak adalah trigliserida. Penamaan lemak dimulai dengan kata gliseril yang diikuti oleh nama asam lemak.

Contoh:


Adapun rumus struktur dan rumus molekul beberapa asam lemak dapat dilihat pada tabel:


Hidrolisis Lemak
Pada pembahasan ester telah dijelaskan bahwa reaksi pembentukan ester dari alkohol dengan asam karboksilat disebut reaksi pengesteran (esterifikasi). Kebalikan dari reaksi esterifikasi disebut reaksi hidrolisis ester.

R–CO–OH             +     R′ – OH ——-à R–C–OR′ + H2O
asam karboksilat        alkohol                    ester



Sifat Kimia Lemak
a. Reaksi Penyabunan atau Saponifikasi (Latin, sapo = sabun)
Pada pembahasan terdahulu telah diketahui bahwa lemak dapat mengalami hidrolisis. Hidrolisis yang paling umum adalah dengan alkali atau enzim lipase. Hidrolisis dengan alkali disebut penyabunan karena salah satu hasilnya adalah garam asam lemak yang disebut sabun
Reaksi umum:
http://rolifhartika.files.wordpress.com/2011/06/sifat-kimia-1.png?w=406&h=105&h=105






Rumus umum fosfolipid


Rumus bangun fosfolipid



Rumus Fosfatidiletanolamina





1 komentar:

  1. apakah ada jenis fosfolipid selain lesitin yang terkandung dalam bahan pangan? jika ada, apakah peran/fungsinya dalam bidang pangan? terimakasih :)

    BalasHapus